Perusahaan telekomunikasi asal New York, Verizon Communications Inc resmi melakukan ekspansi penyebaran 5G C Band pada 2.000 menara tambahan di Februari tahun ini. Keputusan ini disampaikan Verizon setelah Dinas Penerbangan Federal Amerika (FAA) memberikan izin terkait pengaktifan layanan 5G di berbagai wilayah di Amerika. Diketahui sebelumnya, FAA melarang Verizon dan AT&T untuk mengaktifkan layanan 5G lataran berpotensi menganggu keselamatan dan keamanan pesawat.

Namun pada 28 Januari kemarin, FAA memberikan lampu hijau kepada Verizon dan AT&T untuk memasang lebih banyak menara 5G di wilayah Amerika. Dilansir dari laman Reuters, Verizon telah mengaktifkan sekitar 5.100 menara 5G pada bulan Januari dan akan kembali menambah sekitar 2.000 menara lagi pada bulan Februari. Namun karena khawatir menara sinyal 5G akan berpotensi menganggu penerbangan, Verizon pun setuju dengan aturan FAA untuk tidak tidak menyebarkan sekitar 500 menara 5G di sekitaran wilayah bandara.

Mengkonfirmasi kabar ini FAA menyampaikan bahwa pihaknya telah setuju dengan peluncuran menara 5G oleh Verizon dan AT&T. FAA bahkan telah membuat pemetaan baru terkait zona pengecualian di sekitar bandara. Dengan adanya revisi zona pengecualian baru, FAA berharap Verizon dapat merampungkan 14 persen dari 500 menara belum sempat dikerjakan pada Januari kemarin. Pihaknya juga akan terus melakukan pemberbaharuan agar nantinya di bulan ini Verizon bisa menyebarkan ekpansi layanan 5G di wilayah terpencil di Amerika.

Comments to: FAA Beri Lampu Hijau, 2.000 Menara 5G Milik Verizon Siap Diaktifkan

Your email address will not be published. Required fields are marked *